Friday, January 10, 2014

The Real Black Forest from Black Forest

Black Forest selama ini kita kenal sebagai kue klasik yang selalu ada di toko-toko kue manapun. Walaupun akhir-akhir ini ia telah tergeser dan tampak tak sanggup lagi menahan terpaan datangnya kue-kue jenis baru yang lebih fancy semisal red velvet, rainbow cake, dsb dst, namun kue klasik ini selalu ada di hati ya tampaknya?

Black forest adalah kue ulang tahun pertama gue. Waktu itu, umur gue baru tiga tahun dan baru pertama kali megang pisau. Deg-degan rasanya megang pisau, padahal pisau kue yang dari plastik doang loh. Ada juga foto gue saat imut lagi motong black forest itu, sayang gue gak punya scanner. 

Inilah dia ilustrasi black forest yang sering kita lihat di toko kue.

Black Forest
Pleus, cherrynya pun merah biasanya. Ya maklum juga lah ya. Agak sulit memang buat mencari cherry hitam.

Jadi, kemarin itu gue pergi-pergi sama keluarga gue. Salah satu tujuan pergi-pergiannya adalah Danau Titisee. Seperti kata Wikipedia, Danau Titisee terletak di selatan Black Forest, bagian barat daya dari Jerman yang berbatasan dengan Swiss (CMIIW).

Nah, Black Forest sendiri adalah daerah pegunungan yang ditutupi dengan hutan pinus. Karena daerahnya dataran tinggi, banyak kabut, apalagi di musim dingin datarannya ditutupi salju, warnanya menjadi kontras dengan pohon-pohon pinus yang rapat dan tebal itu. Warnanya terlihat hitam gelap.

beginilah kira-kira. poto oleh eke dari balik jendela bis.

Daerah ini adalah asal muasal cake yang termashyur tersebut. Jadi, kalau ada yang bilang kue Black Forest dinamakan Black Forest karena warnanya hitam ditutupi cokelat, itu ga sepenuhnya benar, karena dinamakan kue ini dinamakan berdasarkan daerahnya. Black Forest sendiri di tempat asalnya dinamakan Schwarzwalder Kirschtorte yang berarti Cherry Torte of Black Forest. Ya betul, Cherry Torte, karena komponen yang paling utamanya adalah si buah cherry. Selain itu, kata "kirsch" dari nama asli Black Forest Cake tersebut merujuk pula pada "kirschwasser", minuman liquor cherry yang menjadi satu bahan dasar pula dari Black Forest ini. Jadi apa sodara-sodara statusnya Black Forest Cake otentik ini kalo kata para kyai? Harom! Hahaha. Gak apa-apa lah, masih muda ini. Balik lagi ke cokelat, sebenarnya cokelat juga bahan utama, tapi perannya kedua setelah cherry lah.

Waktu itu, makan sianglah gue dan adik-adik gue di sebuah tempat lokal yang denger-denger terjangkau untuk ukuran daerah wisata dan plusnya lagi, menjual Black Forest Cake yang otentik. Berhubung waktu itu gue belum tahu "fun fact" ini, yang terbayang adalah kue cokelat yang lebih rich daripada Black Forest versi Indonesia. Lumayan kaget jadinya pas keluar, ternyata aslinya light banget.

Black Forest asli khas Black Forest
Bisa dilihat bahwa komponen kue tersebut hanya terdiri dari dua slices tipiiiiis banget kue cokelat yang pas dicoba pun rasa cokelatnya gak mendominasi. Bisa pula dilihat kalau irisan cokelat padat di luar kue gak sampai menutupi banget bagian atas dari kuenya, bahkan terlihat sedikit dan hanya ditabur-tabur aja. Whipped cream memang terlihat banyak, tapi rasanya gak mendominasi. Yang benar-benar jadi juaranya adalah "black cherry". "Black cherry" yang dimaksud bukan merupakan jenis cherry berwarna hitam, tapi cherry biasa yang direndam dengan cairan liquor kirsch ini sehingga warnanya menjadi agak gelap. Rasa alkoholnya sangat khas, makanya dia menjadi satu komponen utama dari kue ini. Tanpa kirsch, kue ini jadinya gak otentik lagi.

Kalau dibandingkan versi otentik dengan bersi toko kue, secara pribadi gue lebih suka yang otentik. Gue gak terlalu suka kue yang terlalu manis jadinya versi otentik yang sederhana ini terasa istimewa dan "bersih".

Kalian suka kue yang gimana?



Catatan:

Restoran yang gue kunjungi namanya Zur Muehle. Dimiliki oleh keluarga Drubba, pembuat pertama jam kukuk yang kemudian menjadi oleh-oleh khas sana. Jadi, restoran ini terletak di atas toko dan pabrik jam kukuk. Untuk makan di sini harus reservasi 1 hari sebelumnya. Yang gue pesen waktu itu paketan 16 euro, terdiri dari sup kaldu (yang kebanyakan coriander .__.), setengah ayam goreng (bisa milih antara itu atau pork knuckle), dan black forest cake.

ayamnya gede .__. sopnya ga difoto, ga enak wek.

Zur Muehle tampak belakang. Dari depan terlihat pabrik dan tokonya. Lupa difoto :"

No comments:

Post a Comment