Monday, January 1, 2018

Recap 2017 Soal Hubungan Terhadap Sesama Manusia

Mengawali 2017 dengan berkumpul bersama keluarga, rasanya cukup hangat, ya. Akhir-akhir ini saya lagi suka kumpul bareng mereka, tentunya dengan agenda melekatkan apa yang seharusnya lekat tapi ternyata tidak terlalu.

Funfact: beranak jangan banyak-banyak nantinya, satu atau dua aja.

Funfact lagi: Jadi orangtua itu berat. Rata-rata orangtua itu lebih baik daripada orangtuanya sendiri, tapi itu selalu enggak cukup bagi anaknya. Anak itu asshole.

Making up my assholeness in the past, rasanya saya kepingin jadi anak yang lebih berbakti. Tapi itu sulit ya.

Yang mana kepingin juga enggak tinggal lagi di rumah, udah mau umur 25 tahun. Tapi adat timur my ass, keluar dari rumah nanti disangka sakit hati sama orangtua ya ga si.

***

Semua keluarga itu disfungsional. Lucu banget rasanya di tahun 2017 kemarin pernikahan diglorifikasi di mana-mana. Saya juga udah ga punya harapan lagi soal visi misi menikah atau apalah itu.

Gak berarti saya punya hubungan percintaan yang tragis-tragis amat, ya. My boyfriend is an amazing man biarpun seringkali kumat gilanya (enggak, ga gila beneran. cuma lebay ini). I want to be with him but I don't want to get married.

Pernikahan itu kayak tuman, tau ga sih? Everything good about a relationship will be destroyed on the second people said "SAH" and baca doa bareng-bareng.

***

Ya, awali tahunmu dengan rasa pesimis. Pesimis akan pernikahan mungkin enggak apa-apa. Asal gak pesimis dengan hubungan pribadi dengan pasangan yang luar biasa. 2018 ini, ga usah pada kayak bedebah minta-minta dinikahin, ya, guys?

Everytime I saw "kapan aku mau dihalalin" in social media, a cat dies.

***

Boyfriend. Hari pertama 2018 diwarnai dengan saya curhat ke pacar seperti orang gila tapi lah dia yang nangis seperti bayi. Panjang lebar tinggi dalam curhatan ini diakhiri dengan puja-puji dia ke saya. Gantian saya yang nangis terharu.

Ada orang yang memberi rasa penghargaan setinggi itu ke saya, rasanya enggak percaya. I thought all this time I am just a whiny bitch. 2017, tahun penuh kegelapan buat keluarga, jungkir balik soal kerjaan, teman lama berubah menjadi tai, ya berat juga ya. I'm glad I survive.

***

The past is indeed painful, but our future should not. Cheers and I love you. Ayo kita minum vodka!

No comments:

Post a Comment